Kebesaran Ayat Kursi Di Dalam Al-Quran

Kitab Al-Quran mempunyai 114 surah semuanya.

Dalam banyak-banyak surah, Al-Fatihah adalah surah paling agung.

Dalam banyak-banyak ayat, ayat 255 dari Surah Al-Baqarah lah ayat paling agung.

Ayat itu dikenali sebagai Ayat Kursi.

 

Sebagaimana pertanyaan yang diajukan oleh Rasulullah s.a.w. kepada Ubay bin Ka’ab,:

“Wahai Abul Mundzir, tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”

Aku menjawab, “Allah dan RasulNya lebih mengetahui.”

Beliau berkata, “Wahai Abul Mundzir, Tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”

Aku pun menjawab, “Allahu laa ilaha illa Huwa, Al-Hayyul-Qayyum”

Maka beliau memukul dadaku dan berkata, “Demi Allah, selamat atas ilmu (yang diberikan Allah kepadamu) wahai Abul Mundzir.”

~ Hadis Riwayat Muslim

 

alq5

 

Terjemahan Ayat Kursi :

“Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya).

Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya.

Yang mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya).

Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi; dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dia lah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya).”

~ Surah Al-Baqarah ayat 255

 

Subhanallah, ayat ini berbicara tentang Allah s.w.t.

Terjemahan ayatnya cukup menggetarkan jiwa agar tunduk kepada Maha Pencipta.

Terlalu banyak nama Allah yang disebut dalam satu ayat. Agungnya ayat ini kerana 2 perkara:

  1. Penekanan Tauhid (Pengesaan Allah Yang Satu)
  2. Pengenalan Sifat-sifat Allah

 

alq7

 

Terdapat 16 nama Allah di dalam ayat Kursi:

  1. (اللّهُ) ~ Allah.
  2. (هُوَ) ~ Dia.
  3. (الْحَيُّ) ~ Maha Hidup.
  4. (الْقَيُّومُ) ~ Yang Mengurus (makhluk-Nya)
  5. (هُ) ~ Dia.
  6. (لَّهُ) ~ Bagi-Nya.
  7. (عِنْدَهُ) ~ Di sisi-Nya.
  8. (بِإِذْنِهِ) ~ Izin-Nya.
  9. (يَعْلَمُ) ~ Dia Mengetahui.
  10. (عِلْمِهِ) ~ Ilmu-Nya.
  11. (شَاء) ~ Dia Berkehendak.
  12. (كُرْسِيُّهُ) ~ Kursi-Nya.
  13. (وَلاَ يَؤُودُهُ) ~ Dia tidak Merasa berat.
  14. (هُوَ) ~ Dia.
  15. (الْعَلِيُّ) ~ Maha Tinggi.
  16. (الْعَظِيمُ) ~ Maha Besar.

 

sujud

 

Dengan lafaz ‘Laa ilaaha illa huwa’, Allah Maha Mulia lagi Maha Esa dan tidak ada yang berhak disembah selain Allah.

Segala amal ibadah, ketaatan dan penyembahan hanya kepadaNya.

Inilah kesempurnaan Illahi dan kesempurnaan sifatNya.

Oleh itu, apakah alasan untuk makhlukNya tidak menunaikan perintahNya dan menjauhi laranganNya?

Al-Hayyu menjelaskan akan seluruhan sifat Allah yang sempurna.

Nama Al-Hayyu (Maha Hidup) meliputi sifat pendengaran, penglihatan, ilmu, kemampuan, kemuliaan, rahmat, kehendak dan banyak lagi.

 

sujud-bun2

Al-Qayyum pula membawa 2 makna tersendiri.

Pertama, Allah yang berdiri sendiri dengan sifat kemuliaanNya dan KebesaranNya serta tidak bergantung pada satu makhluk pun.

Kedua, Allah yang Maha Mengurus. Dialah yang mengatur bumi, langit dan segala yang ada di alam semesta ini.

Allah tidak memerlukan makhlukNya, malah kitalah yang memerlukanNya setiap saat dan setiap waktu.

Ayat ini diakhiri dengan, “Wahuwal Aliyyul Adzim”, bererti “Dan Dia lah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya).”

Sekali lagi Allah mengingatkan, agar kita tidak terlupa dan terleka.

Demikianlah ayat kursi.

Jadikanlah ia panduan untuk berinteraksi dengan Allah Maha Besar, Allah Pemilik segala sifat kesempurnaan.

Share artikel ini di:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Sertai Kelas Bimbingan Individu

Masa pembelajaran adalah fleksibel dan anda boleh mengatur masa belajar mengikut kesesuaian